PM Qatar Sebut Proposal Gencatan Senjata Gaza Usulan Trump Perlu Dikritik

Anton Suhartono
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengakui beberapa poin proposal damai Donald Trump perlu klarifikasi dan negosiasi (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Perdana Menteri QatarSheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengakui beberapa poin rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump memerlukan klarifikasi dan negosiasi.

Sheikh Mohammed tak menyebutkan poin-poin tersebut, namun dia memahami jika Hamas mungkin akan keberatan dengan beberapa usulan itu.

"Rencana yang diusulkan Trump memiliki tujuan utama mengakhiri perang, tapi ada beberapa isu yang memerlukan klarifikasi dan negosiasi," ujar Sheikh Mohammed, kepada Al Jazeera, dikutip Rabu (1/10/2025).

Pria yang juga merangkap sebagai menteri luar negeri itu berharap semua pihak akan mempertimbangkan rencana perdamain tersebut secara konstruktif serta memanfaatkan kesempatan untuk mengakhiri perang di Gaza yang akan memasuki tahun ketiga.

Sejauh ini Pemerintah Qatar belum menerima respons dari Hamas soal 20 poin rencana gencatan senjata tersebut. Menurut dia, Hamas butuh waktu untuk memberikan respons karena harus berkoordinasi dengan faksi-faksi perlawanan Palestina lainnya di Gaza. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

AS Bombardir Beberapa Target Iran, Fasilitas Radar hingga Gudang Rudal

57 tahun lalu

AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal