Dia mengungkapkan, pertemuannya dengan Li membahas perkembangan dalam kerja sama perdagangan dan ekonomi Rusia-China. Mereka pun menyerukan membuka bidang baru yang menjanjikan untuk membawa hubungan kedua negara ke taraf yang baru pada tahun 2030.
“Dengan kerja sama perdagangan dan ekonomi, kami menganggap hal itu penting untuk memperluas hubungan budaya dan kemanusiaan,” katanya.
“Itu mengokohkan persahabatan dasar dan kasih sayang timbal balik antara bangsa kita, yang harus kita wariskan kepada generasi masa depan Rusia dan China,” ucap Mishustin.