PM Spanyol Ungkap Dosa-Dosa Netanyahu, Bawa Dunia ke Masa Terkelam Abad ke-21

Anton Suhartono
Pedro Sanchez melontarkan kecaman keras terhadap Benjamin Netanyahu dengan menuduhnya sebagai sosok yang bertanggung jawab atas genosida di Gaza (Foto: AP)

Tekanan terhadap Uni Eropa

Spanyol bersama Irlandia telah mendorong Uni Eropa sejak Februari 2024 untuk meninjau ulang kepatuhan Israel terhadap Perjanjian Asosiasi Uni Eropa-Israel, terutama terkait Pasal 2 yang menekankan kerja sama berdasarkan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Laporan terbaru dari Perwakilan Khusus Uni Eropa yang disampaikan kepada para menteri luar negeri pada 23 Juni menyimpulkan bahwa ada indikasi yang "lebih dari cukup" bahwa Israel telah melanggar prinsip-prinsip tersebut.

“Kita harus bekerja keras agar analisis tersebut dapat diterapkan,” kata Sanchez, mendesak tindakan konkret.

Meski hingga kini Uni Eropa belum mengambil keputusan resmi terhadap Israel, Sánchez menegaskan bahwa Spanyol mendorong penangguhan segera perjanjian tersebut.

Bandingkan dengan Rusia, Netanyahu Harus Diadili

Sanchez juga menyoroti standar ganda yang tampak dalam kebijakan luar negeri Uni Eropa, terutama dalam merespons pelanggaran hak asasi manusia.

“Apa yang kita kecam Presiden Rusia Vladimir Putin atas tindakannya di Ukraina, kita tidak boleh membiarkan Netanyahu melakukannya di Palestina,” ujarnya.

Pernyataan keras ini menambah tekanan politik terhadap Israel di kancah internasional, serta memicu perdebatan di dalam Uni Eropa mengenai konsistensi mereka dalam menegakkan nilai-nilai keadilan dan hak asasi manusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Dubes Iran: Zionis Israel Berkali-kali Langgar Gencatan Senjata!

Internasional
19 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
7 jam lalu

Ganas! Iran Siap Perang Panjang hingga 6 Bulan, Bahkan Lebih Lama

Internasional
21 jam lalu

PM Spanyol Sanchez Desak Israel Dihukum: Tak Ada Kekebalan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal