Polisi AS Minta Izin Gunakan Robot untuk Bunuh Penjahat

Anton Suhartono
Ilustrasi kepolisian San Francisco mengajukan izin penggunaan robot untuk membunuh penjahat berbahaya (Foto: Reuters)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Bak film Robocop, robot mungkin akan dimanfaatkan kepolisian di Amerika Serikat (AS) untuk menindak penjahat berbahaya. Departemen Kepolisian San Francisco (SFPD) mengajukan permintaan kepada dewan pengawas pemerintah kota agar boleh mengerahkan robot menindak penjahat yang mengancam nyawa.

Dalam dokumen yang bocor ke publik melalui Mission Local terungkap, SFPD menyatakan robot hanya akan digunakan sebagai pilihan terakhir saat penindakan. Saat ini SFPD telah menggunakan robot untuk pengintaian dan penanganan bom. 

"Robot hanya akan digunakan sebagai opsi penggunaan kekuatan mematikan begitu ada risiko mematikan terhadap anggota masyarakat atau petugas," bunyi dokumen.

Dewan pengawas Kota San Francisco awalnya menolak permintaan tersebut.

"Robot tidak boleh dimanfaatkan dalam tindak kekerasan terhadap siapa pun," demikian isi pernyataan.

Setelah ditolak, SFPD merevisi isi dokumen dan diajukan kembali ke dewan pengawas kota.

Ketua Komite Peraturan Dewan Pengawas San Francisco Aaron Peskin mengatakan kepada Mission Local, dia akhirnya menyetujui perubahan pada dokumen. Disebutkan, penggunaan robot dibolehkan saat tak ada pilihan lain. Namun permintaan itu masih harus disetujui seluruh anggota dewan pengawas yang akan menggelar sidang pada Selasa pekan depan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
14 jam lalu

Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu

Internasional
16 jam lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Internasional
18 jam lalu

Gencatan Senjata, Iran Peringatkan AS: Jangan Tipu Kami!

Internasional
19 jam lalu

Iran Ingatkan AS, 10 Poin Tuntutan Telah Diterima Trump sebagai Dasar Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal