Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu
ISTANBUL, iNews.id - Para pengamat yakin Iran sedang mempesiapkan diri untuk kemungkinan perang selanjutnya melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel jika perundingan di Pakistan berujung buntu. Kedua negara menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu, terhitung sejak 7 April waktu Washington DC, dan berunding guna mencapai kemungkinan perdamaian permanen.
Namun di saat bersamaan, jauh di kedalamaan tanah pegunungan, Iran dilaporkan sedang memprduksi rudal-rudal dan drone baru untuk menghadapi kemungkinan perang.
Beberapa sumber pejabat dan pengamat yakin, Iran siap berperang melawan AS-Israel dalam jangka waktu lebih panjang, yakni 6 bulan, bahkan lebih lama.
“Iran telah membangun basis industri sangat besar, khusus untuk memproduksi peralatan militer yang dibutuhkan untuk terus berperang,” kata Ali Ahmadi, pengamat dan ahli strategi geopolitik yang berbasis di Teheran, kepada surat kabar Singapura, The Straits Times, Sabtu (11/4/2026).
Gencatan Senjata, Iran Peringatkan AS: Jangan Tipu Kami!
Pria yang pernah menjabat penasihat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran itu melanjutkan, Iran tak takut dengan perang berlarut-larut. Namun yang dikhawatirkan adalah perang berakhir dan kemudian dimulai kembali dalam 6 bulan, begitu AS berhasil mengumpulkan akal sehat dan memikirkan strategi militer baru.