Polisi Cile Latih Anjing Pelacak Cari Pasien Covid-19 lewat Bau Keringat

Arif Budiwinarto
Anjing pelacak diberi latihan mencium bau keringat orang yang diduga terinfeksi Covid-19 (foto: Euronews)

"Test di Eropa dan Dubai memperlihatkan tingkat efisiensi deteksi anjing pada kasus Covid-19 mencapai 95 persen."

"Pentingnya penelitian ilmiah ini akan memungkinkan anjing menjadi pelacak biologis dan mendeteksi penyakit ini di tahap awal penularan," lanjutnya.

Anjing diketahui memiliki 300 juta reseptor penciuman, dan kemampuan mendeteksi bau 50 kali lebih baik daripada manusia normal. Mereka juga bisa mencium bau 250 orang per jam.

"Virus ini tidak berbau, tetapi infeksi menghasilkan perubahan metabolisme, pada gilirannya mengarah pada pelepasan bau keringat tertentu yang akan dideteksi oleh anjing," ucap Prefesor Epidemiolog Veteriner Universidad Catolica, Fernando Mardones.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
27 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

31 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

3 bulan lalu

Purbaya Bebas Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak

4 bulan lalu

Keajaiban di Tengah Tragedi, Korban Gempa Venezuela Selamat Setelah 8 Hari Terkubur di Reruntuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal