Polisi dan Warga Irak Bentrok: 2 Orang Tewas, 200 Lainnya Luka

Nathania Riris Michico
Bentrokan yang terjadi di Irak. (FOTO: AFP Photo/AHMAD AL-RUBAYE))

Dengan menyampirkan bendera Irak di pundak mereka atau melilitnya di dahi, para demonstran berkumpul di Lapangan Tahrir, dengan menyerukan berbagai tuntutan.

"Pencuri itu merampok kita!" teriak para demonstran, seperti dilaporkan AFP, Rabu (2/10/2019).

"Masalahnya adalah parlemen adalah sekelompok geng yang membagi segalanya di antara diri mereka sendiri," kata Abbas Fadel, seorang demonstran berusia 30 tahun.

Beberapa pengunjuk rasa memprotes kurangnya layanan publik, termasuk pemadaman listrik yang merajalela, kekurangan air dan pengangguran, khususnya di kalangan kaum muda.

"Tunjukkan kepada kami apa yang dapat Anda lakukan: tunjukkan jalan beraspal, kota yang berfungsi, rekonstruksi, pekerjaan, layanan publik. Kami tidak memilikinya," kata Mustafa Khaled (34).

Editor : Nathania Riris Michico
Tags:
Artikel Terkait
18 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

19 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

22 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

24 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal