Polisi Israel Kepung Kompleks Masjid Al Aqsa, Bentrokan Pecah

Nathania Riris Michico
Anggota pasukan keamanan Israel berpatroli di kompleks Masjid Al Aqsa. (Foto: AFP)

Dibs mengatakan, polisi Israel melakukan pemeriksaan keamanan rutin setiap pagi. Namun, karena petugas itu menolak melepas kippahnya, para penjaga curiga bahwa dia akan melakukan ibadah Yahudi di dalam masjid.

Aturan yang ditetapkan Otoritas Wakaf menyatakan, warga non-Muslim diizinkan untuk mengunjungi situs suci Al Aqsa selama jam-jam tertentu, namun tidak diperbolehkan untuk melakukan ritual ibadah di situs tersebut.

Ketegangan itu memicu bentrok antara jamaah masjid dengan polisi Israel. Para polisi menangkapi para jamaah termasuk penjaga situs masjid ketika mereka keluar.

Kantor berita Wafa melaporkan, ratusan warga Palestina berkumpul di sekitar Dome of the Rock untuk salat zuhur.

Menurut Dibs, selama bentrok, polisi Israel secara fisik menyerang direktur Masjid Al Aqsa Sheikh Omar Al Kiswani. Dia kini dipindahkan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Kompleks Masjid Al Aqsa merupakan situs tersuci ketiga bagi umat Islam setelah Makkah dan Madinah. Namun, kompleks itu juga dianggap situs suci umat Yahudi yang mereka sebut sebagai Temple Mount.

Palestina sejak lama khawatir Israel berencana mengambil alih situs suci itu sehingga dapat membangun Kuil Ketiga. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh Pemerintah Israel yang menyatakann tidak memiliki rencana untuk mengubah status quo situs tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Akan Bangun Pangkalan Militer di Gaza, Tampung 5.000 Pasukan Stabilisasi Gaza

Internasional
7 jam lalu

Israel Ngeyel, Tak Akan Tinggalkan Gaza 1 Milimeter pun

Internasional
7 jam lalu

Masjid Al Aqsa Dipadati 80.000 Jemaah Salat Jumat saat Ramadan, Diawasi Ketat Pasukan Israel

Internasional
9 jam lalu

Israel Yakin AS Akan Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal