Polisi Israel Tangkap Gubernur Yerusalem dari Palestina

Anton Suhartono
Adnan Gheith (tengah) dibawa ke pengadilan (Foto: AFP)

Setelah itu dia kembali dimintai keterangan di kantornya beberapa kali. Kantor gubernur Yerusalem juga digeledah.

Media Israel melaporkan, Gheith dibawa ke pengadilan karena menangkap seorang warga yang menjual lahannya di Yerusalem timur kepada pemukim Yahudi. Penjualan lahan semacam itu dianggap sebagai pengkhianatan di kalangan warga Palestina yang sedang berjuang mempertahankan tanah mereka dari penguasaan pemukim Yahudi.

Surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan pria itu merupakan warga AS keturunan Palestina.

Penasihat senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Fuad Hallaq yakin penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Israel untuk menekan kepemimpinan Palestina agar membebaskan warga AS tersebut.

Israel menduduki Yerusalem timur dalam perang enam hari pada 1967. Setelah itu mereka mencaplok bagian demi bagian Palestina, langkah yang dikecam komunitas internasional.

Israel menginginkan seluruh Yerusalem timur menjadi ibu kotanya, sementara Palestina mengakuinya sebagai ibu kota masa depan.

Saat ini aktivitas Pemerintah Otoritas Palestina di Yerusalem dibatasi oleh Israel. Pemerintah Otoritas memiliki menteri urusan Yerusalem dan gubernur Yerusalem yang berkantor di Al Ram, bersebelahan dengan tembok pemisah Israel di daerah pendudukan Tepi Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
22 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Internasional
23 jam lalu

Israel-Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 45 Hari

Internasional
23 jam lalu

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Israel Diam-Diam Gerogoti Wilayah Gaza

Internasional
1 hari lalu

Netanyahu: Israel Kuasai 60% Wilayah Gaza

Internasional
2 hari lalu

Israel Gugat Media Besar AS terkait Artikel Pemerkosaan Warga Palestina di Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal