Polisi Jerman Tangkap Militan Rusia Perencana Serangan Teror Bom

Nathania Riris Michico
Polisi Berlin menangkap warga Rusia yang dicurigai merencanakan serangan bom di suatu tempat di Jerman. (Foto: AFP)

"Rencana itu bertujuan membunuh dan melukai orang sebanyak mungkin," kata jaksa.

Persiapan mereka terganggu oleh operasi polisi pada Oktober 2016, yang mendorong kedua orang itu berpisah. Magomed-Ali C memutuskan tetap di Jerman, sedangkan Clement B pergi ke Perancis.

TATP merupakan bahan peledak yang digunakan dalam beberapa serangan teror di Eropa, termasuk serangan bom pada konser di Manchester, Inggris, pada Mei 2017; serangan di Brussels, Belgia, pada 2016; serta serangan teror di Paris pada 2015.

Jaksa mengatakan, tersangka merupakan seorang penganut Islam radikal, yang diduga menyimpan sejumlah besar bahan peledak di apartemennya di Berlin pada Oktober 2016.

Kepolisian Jerman menyebut, penangkapan dan penggeledahan apartemen tersangka juga dilaksanakan untuk menemukan tempat penyimpanan bahan peledak itu.

Tersangka diperkirakan akan dihadapkan ke hakim pengadilan federal pada Kamis (23/8). Jaksa mengatakan, mereka akan meminta agar Magomed-Ali C bisa tetap ditahan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jamu Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Kemajuan Teknologi

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Industri Semikonduktor di RI

57 tahun lalu

Di Hadapan Presiden Jerman, Prabowo Serukan Konflik Harus Diakhiri Lewat Perundingan

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Steinmeier, Sepakat Tingkatkan Volume Perdagangan RI-Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal