Polisi Lumpuhkan Emotet, Malware Paling Berbahaya di Dunia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi malware. (Foto: Ist.)

BERLIN, iNews.id – Tim investigasi global telah menonaktifkan infrastruktur Emotet, yang dianggap sebagai malware paling berbahaya di dunia. Emotet mampu mencuri kata sandi dan menginstal perangkat lunak berbahaya dari jarak jauh. 

Badan Kriminal Kepolisian Federal Jerman, pada Rabu (27/1/2020) mengungkapkan, operasi tersebut dilakukan pada sehari sebelumnya sebagai bagian dari penyelidikan yang melibatkan banyak negara. Tim internasional terdiri atas para penyelidik dari Belanda, Ukraina, Lithuania, Prancis, Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat

“Operasi dikoordinasikan oleh otoritas penegak hukum Eropa,” kata polisi dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters.

Emotet termasuk malware berjenis ransomware dan dapat mencuri kata sandi serta menginstal program yang dikendalikan dari jarak jauh. Profesor dari Universitas California di Los Angeles AS, John Villasenor menjelaskan, ransomware mampu mengambil alih kendali atas sebuah komputer dan mencegah penggunanya untuk mengakses data hingga tebusan dibayar.

Emotet diyakini telah digunakan dalam sejumlah serangan terorganisasi, termasuk upaya untuk menyusup ke perusahaan minyak terbesar dunia, Saudi Aramco, dan untuk memanipulasi kampanye presiden AS 2020.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

AS Siapkan Perang Baru Lawan Iran, Operasi Sledgehammer

Internasional
9 jam lalu

Trump: Tak Perlu Terburu-buru Selesaikan Konflik dengan Iran

Internasional
17 jam lalu

Trump Jalani Pemeriksaan Medis, Gedung Putih: Perawatan Preventif

Internasional
19 jam lalu

3,5 Juta Dokumen Kasus Predator Seks Jeffrey Epstein Dipamerkan di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal