Polisi Montreal Kena Prank Penyanderaan di Kantor Pembuat Video Game

Arif Budiwinarto
Polisi kena prank aksi penyanderaan di kantor perusahaan pembuat video game kenamaan dunia, Ubisoft, di Kanada. (foto: Russia Today)

Ubisoft Montreal biasanya mempekerjakan hampir 4.000 orang, tetapi kebanyakan dari mereka saat ini bekerja dari rumah karena pandemi Covid-19.

Perusahaan ini didirikan pada 1997 sebagai anak perusahaan raksasa video game Prancis di Kanada. Ubisoft Montreal berada di belakang judul populer seperti Prince of Persia: The Sands of Time, seri Assassin’s Creed, Far Cry, dan Watch Dogs.

Ubisoft telah menghadapi serangan balik online minggu lalu atas "bahasa yang tidak bisa dimengerti" di Assassin's Creed: Valhalla.

Beberapa jurnalis game berspekulasi bahwa panggilan darurat 911 palsu mungkin adalah kasus "swatting"--praktik yang terkenal kejam dan mematikan oleh para pemain video yang ingin membalas dendam, yang menyebabkan penembakan polisi yang fatal di masa lalu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Soccer
1 bulan lalu

Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Bermasalah, Situs FIFA Error, Antrean Mengular

Internasional
3 bulan lalu

Penembakan di Sekolah Kanada Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja 18 Tahun Transgender

Internasional
3 bulan lalu

Penembakan Brutal di SMP Tewaskan 9 Orang, PM Kanada Carney Batalkan Kunjungan ke Eropa

Internasional
3 bulan lalu

Penembakan Brutal di SMP Kanada, 9 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal