Polisi Tampar dan Pukul 2 Perempuan Berhijab: Saya Punya Wewenang untuk Lakukan Ini

Umaya Khusniah
Video polisi Prancis menyerang dua perempuan berhijab viral dan memicu kemarahan publik. (Foto: Reuters)

Perlakuan keras polisi memicu kemarahan warga net di media sosial. Mereka menyebut polisi Prancis Islamofobia.

Pernyataan yang dilampirkan pada rekaman di media sosial mengklaim, petugas polisi terjebak dalam lalu lintas dan menyalakan sirene untuk bergerak maju. Sementara itu, para wanita berjilbab yang memiliki hak jalan, mencoba menyeberang jalan. 

Petugas polisi lantas turun dari mobil. Mereka tidak membiarkan mereka lewat dan memukulinya.

Menanggapi peristiwa ini, Departemen Kepolisian Paris di media sosial  mengatakan, tim patroli polisi menyalakan sirene untuk menanggapi kendaraan yang melanggar aturan. Meskipun mendesak, kedua perempuan itu mencoba menyeberang jalan. 

"(Mereka) tidak menghormati polisi dan membuat mereka marah," katanya.

Situasi menjadi tidak terkendali ketika kerumunan masa terlibat. Kini, polisi akan mengajukan pengaduan terhadap kedua wanita itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
18 jam lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

1 hari lalu

Rusia Dituduh Dalangi Demo Rusuh di Eropa, Putin: Mereka Cari Kambing Hitam!

2 hari lalu

Polisi Cegat Massa Demo 28 Oktober saat Hendak Menuju Bundaran HI

3 hari lalu

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal