Politikus Partai Demokrat: AS Harus Hormati Integritas Teritorial Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan Rusia dan AS. (Foto: Reuters)

Dalam sambutannya di Warsawa pada akhir Maret lalu, Biden mengatakan presiden Rusia “tidak boleh terus berkuasa”. Klaim tersebut memicu kritik baik di AS maupun di luar negeri.

Biden kemudian mengklarifikasi bahwa Washington tidak memiliki kebijakan perubahan rezim di Rusia. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kemudian juga mengatakan, AS tidak punya program untuk menuju perubahan rezim di Rusia ataupun di tempat lain.

Pihak berwenang Rusia juga bereaksi terhadap pernyataan Biden, dengan mengatakan bahwa warga Rusialah yang memutuskan siapa yang akan memerintah negara itu dan bahwa klaim semacam itu oleh AS menimbulkan kekhawatiran yang mendalam.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal