Politikus Partai Demokrat: AS Harus Hormati Integritas Teritorial Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan Rusia dan AS. (Foto: Reuters)

Dalam sambutannya di Warsawa pada akhir Maret lalu, Biden mengatakan presiden Rusia “tidak boleh terus berkuasa”. Klaim tersebut memicu kritik baik di AS maupun di luar negeri.

Biden kemudian mengklarifikasi bahwa Washington tidak memiliki kebijakan perubahan rezim di Rusia. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kemudian juga mengatakan, AS tidak punya program untuk menuju perubahan rezim di Rusia ataupun di tempat lain.

Pihak berwenang Rusia juga bereaksi terhadap pernyataan Biden, dengan mengatakan bahwa warga Rusialah yang memutuskan siapa yang akan memerintah negara itu dan bahwa klaim semacam itu oleh AS menimbulkan kekhawatiran yang mendalam.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Meski Ada Perjanjian Tarif AS, Prabowo Tegaskan Hilirisasi Tak Bisa Ditawar

Nasional
4 jam lalu

Prabowo soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Diutamakan!

Internasional
33 menit lalu

Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran

Internasional
16 jam lalu

Sosok Joe Kent, Pejabat Senior Intelijen AS yang Mundur gegara Menentang Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal