Politikus Radikal Israel Sebut Negaranya Jadi Bahan Tertawaan karena Kalah Perang Lawan Hamas

Anton Suhartono
Itamar Ben Gvir kembali mengkritik kebijakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu soal gencatan senjata dengan Hamas (Foto: AP)

Dia juga mengkritik respons Netanyahu terhadap tekanan Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan perang serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaam.

"Anda tidak bisa memerintah hanya berdasarkan tekanan luar," tuturnya, seraya menegaslan, Israel seharusnya tidak mengizinkan bahan bakar dan bantuan kemanusiaan masuk Gaza, dengan alasan bahwa hal itu menguntungkan Hamas, seperti dilaporkan kembali Anadolu, dikutip Senin (10/2/2025).

Lebih lanjut dia menyerukan penerapan segera program migrasi sukarela warga Palestina di Gaza ke luar wiilayah itu.

"Kita perlu meluncurkan inisiatif untuk mendorong migrasi sukarela hari ini. Presiden Trump bilang masih ada waktu. Tapi, demi kepentingan Israel, kita tidak punya banyak waktu untuk disia-siakan," katanya.

Dia juga menegaskan tidak akan kembali ke pemerintahan sampai Netanyahu berkomitmen menghancurkan Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pesan Menyentuh Pep Guardiola Bela Gaza: Kita Melalui Masa Paling Kelam dalam Sejarah!

2 hari lalu

Diancam Bom, Pesawat dari Israel Mendarat Darurat di Bulgaria

2 hari lalu

Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!

2 hari lalu

Pemukim Israel Serang Delegasi Eropa, Wali Kota Taybeh: Pelanggaran Nyata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal