BAMAKO, iNews.id - Pos militer Mali di Indelimane, Menaka, dekat perbatasan dengan Niger, diserang kelompok bersenjata, Jumat (1/11/2019), menewaskan setidaknya 53 tentara.
Pemerintah Mali menyatakan ini merupakan salah satu serangan paling berdarah terhadap militer yang dilakukan kelompok teroris dalam beberapa bulan terakhir. Pelakunya masih diburu.
"Bantuan telah dikirim untuk mengamankan daerah itu dan memburu para pelaku," bunyi pernyataan, dikutip dari AFP, Sabtu (2/11/2019).
Menteri komunikasi Mali Yaya Sangare mengatakan, serangan itu juga menewaskan satu warga sipil.
"Situasinya sudah berhasil dikendalikan. Pencarian dan identifikasi jenazah masih berlanjut," kata dia.