Posting Kode '8647', Mantan Bos FBI James Comey Didakwa Ancam Bunuh Trump

Anton Suhartono
Mantan Direktur FBI James Comey didakwa mengancam nyawa Presiden AS Donald Trump (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Mantan Direktur Biro Penyelidikan Federal (FBI) James Comey, Selasa (28/4/2026), didakwa mengancam nyawa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dakwaan itu terkait dengan posting-an Comey di media sosial tahun lalu yang mengarah pada ancaman terhadap nyawa Trump.

"Pada atau sekitar tanggal 15 Mei 2025, di Distrik Timur, Carolina Utara, tersangka, James Brien Comey Jr, dengan sadar dan sengaja membuat ancaman untuk merenggut nyawa dan melukai Presiden Amerika Serikat," bunyi dokumen dakwaan, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (29/4/2026).

Saat itu Comey mengunggah foto di media sosial online menunjukkan kerang yang disusun dalam pola "8647". Kode itu bisa diartikan sebagai niat serius untuk melukai, bahkan membunuh presiden. Angka 86 merupakan kata slang yang berarti membunuh, sementara 47 adalah urutan jabatan presiden AS yang diisi oleh Trump.

Selain itu Comey juga didakwa mengirim ancaman dalam perdagangan antar negara bagian.

Ini merupakan dakwaan kedua bagi Comey yang diajukan Departemen Kehakiman AS. Pada September 2025, Departemen Kehakiman mengumumkan Comey didakwa membuat pernyataan palsu dan menghalangi penegakan hukum, menghadapi hukuman maksimal 5 tahun penjara. Namun Comey membantah melakukan kesalahan atas tuduhan tersebut dalam sidang pada Oktober.

Sebulan kemudian dakwaan terhadap Comey dicabut karena penunjukan jaksa yang melanggar hukum. 

Comey menyampakan terima kasih atas pencabutan dakwaan tersebut, namun dia yakin Trump tidak akan menyerah untuk menangkapnya di masa mendatang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

17 jam lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

20 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

20 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

1 hari lalu

Pangkalan Militer AS di Inggris Nyaris Dibom, Trump Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal