Prancis dan Spanyol Tingkatkan Keamanan Pasca-Penembakan di Strasbourg

Nathania Riris Michico
Ratusan polisi berjaga di wilayah Prancis. (Foto: AFP/GETTY IMAGES)

PARIS, iNews.id - Prancis dan Spanyol meningkatkan keamanan pascapenembakan di pasar Natal di Strasbourg. Sedikitnya tiga orang tewas dan belasan lainnya luka-luka akibat aksi penembakan itu.

Setelah pertemuan membahas krisis yang terjadi, Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe mengumumkan negara akan mengerahkan lebih banyak personel keamanan selama musim Natal.

"Sekitar 720 polisi, tentara, dan petugas tim SWAT di Strasbourg akan diperkuat dengan 500 tentara tambahan dan 1.300 lainnya dalam beberapa hari mendatang untuk menjaga tempat-tempat umum," kata Philippe, seperti dilaporkan dari Anadolu, Kamis (13/12/2018).

Pada Selasa malam, seorang pria bersenjata menembaki pasar Natal di alun-alun Place Kleber sebelum melarikan diri dari tempat kejadian. Pasukan keamanan menyerbu rumahnya tetapi gagal menemukannya.

Jaksa penuntut Paris, Remy Heitz, mengatakan dua orang tewas dan satu orang dalam keadaan koma sementara setidaknya puluhan lain terluka, dengan enam orang dalam kondisi kritis.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
12 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Disambut Macron di Istana Elysee saat Hadiri Jamuan Makan Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal