Prancis Rusuh! Polisi Ungkap Ribuan Toko Dirusak dan Dijarah

Anton Suhartono
Setidaknya 1.500 toko dan gerai ritel menjadi sasaran serangan dan penjarahan, dengan kerusakan diperkirakan mencapai ratusan juta euro (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Prancis menghitung kerugian akibat demonstrasi rusuh pada akhir pekan, salah satu kerusuhan terbesar dalam beberapa tahun terakhir di negara itu. Demonstrasi awalnya  dipicu protes kondisi pendidikan oleh kelompok pelajar SMA hingga meluas ke isu lainnya, seperti melonjaknya biaya hidup.

Lebih dari 500.000 orang bergabung dalam demonstrasi di penjuru Prancis, termasuk pelajar, mantan aktivis Rompi Kuning yang mencakup kalangan buruh.

Demonstrasi berubah menjadi bentrokan massa dengan polisi serta serangan dan penjarahan terhadap tempat-tempat bisnis dan kantor pemerintah. 

Wali Kota Paris Emmanuel Gregoire mengatakan fasilitas umum di semua jalanan dirusak secara sistematis.

"Kami dijarah sepanjang hari, dan peralatan juga rusak. (Kerugian di Carrefour) mencapai puluhan juta euro. Untuk sektor ritel secara keseluruhan di Prancis, akan mencapai ratusan juta euro," kata Alexandre Bompard, CEO grup ritel Carrefour yang juga kepala Federasi Perdagangan dan Distribusi Prancis, kepada stasiun televisi Prancis, BFMTV, dikutip Selasa (20/10/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Massa Demo Pasang Spanduk Tuntutan Rakyat di Tugu Tani, Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

16 jam lalu

Riuh! Massa Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran Ajak Pengendara Bunyikan Klakson

16 jam lalu

Ada Demo Mahasiswa, Kawasan Tugu Tani Macet Parah

21 jam lalu

9 Fakta Demo Rusuh Prancis: 1.500 Toko Dirusak dan Dijarah hingga Mendagri Mundur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal