Prancis Tak Akan Menyerah dengan Intimidasi Turki soal Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Gabriel Attal (Foto: AFP)

Macron membela tradisi sekulerisme Prancis dan berjanji menindak radikalisme Islam yakni dengan menutup masjid. Kebijakan Macron yang menargetkan komunitas muslim Prancis memicu pertengkaran diplomatik baru antara dua negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) itu dalam beberapa pekan terakhir.

Charlie Hebdo semakin membuat marah Turki setelah pada Selasa malam menerbitkan kartun di halaman depan menunjukkan Erdogan sedang minum bir sambil mengangkat rok perempuan berjilbab.

Turki akan mengambil langkah hukum terhadap Charlie Hebdo serta upaya diplomatik terhadap Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
12 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Disambut Macron di Istana Elysee saat Hadiri Jamuan Makan Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal