Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

Anton Suhartono
Gelombang panas yang menerjang Prancis diperkirakan telah merenggut 1.000 nyawa lebih (Foto: AP)

Direktur Jenderal WHOTedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, lebih dari 1.300 kematian tambahan yang terkait dengan panas ekstrem tercatat di seluruh Eropa sejak 21 Juni.

"Eropa adalah benua yang paling cepat memanas di Bumi, memanas 2 kali lipat dari rata-rata global," tulis Tedros, di media sosial X.

Dia memperingatkan, panas ekstrem menjadi peristiwa tahunan karena perubahan. Oleh karena itu heatstroke kini menjadi pembunuh senyap.

Rekor suhu terus terpecahkan di seluruh Eropa pada Minggu (28/6/2026). Jerman mencatat rekor nasional baru 41,7 derajat Celsius di Neißemünde, dekat perbatasan Polandia. Sementara Polandia mencapai rekor 40,5 derajat Celsius. Republik Ceko juga mencatat rekor suhu tertinggi yakni 41,9 derajat Celsius, melampaui rekor yang ditetapkan sehari sebelumnya.

Para ilmuwan World Weather Attribution mengatakan, kenaikan suhu yang belum pernah terjadi sebelumnya ini hampir tidak mungkin terjadi tanpa faktor perubahan iklim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 hari lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

10 hari lalu

Indonesia-Prancis Gelar Dialog Menhan Tahunan Perdana, Bahas Latihan Garuda Guerrier

11 hari lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

18 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal