"Tentu saja kami tidak memaafkan niat buruk atau tindakan kriminal terhadap anak-anak," kata juru bicara.
Juru bicara itu juga mengatakan Kunsevitsky telah berbohong kepada mereka, mengaku kembali ke Australia karena alasan medis.
"Kami ingin menekankan bahwa perusahaan tidak memaafkan tindakan mengerikan terhadap anak-anak atau individu dalam hal ini," katanya.