Presiden Chechnya: Pasukan Rusia Kepung Lysychansk, Serangan Skala Penuh Segera Dimulai

Anton Suhartono
Ramzan Kadyrov menyebut pasukan Rusia dan kelompok separatis Luhansk mengepung Kota Lysychansk, Ukraina (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Presiden ChechnyaRamzan Kadyrov mengungkap, pasukan Rusia beserta kelompok separatis Republik Rakyat Luhansk (LPR) yang pro-Moskow telah mengepung Kota Lysychansk, Ukraina, Sabtu (2/7/2022). Ini mengindikasikan kota yang berada di Provinsi Luhansk itu segera jatuh ke tangan Rusia.

Lysychansk merupakan kota terakhir di Luhansk yang belum berhasil dikuasai Rusia dan kelompok separatis. Pekan lalu Rusia merebut Sievierodonetsk. 

"Perangkap telah ditutup, Lysychansk sepenuhnya dikepung oleh pasukan sekutu (Rusia dan separatis)," kata Kadyrov, di Telegram, seraya menambahkan semua pintu masuk dan keluar kota telah diblokir.

Dia menambahkan, serangan skala penuh ke kota tersebut segera dimulai.

Pekan lalu, pasukan LPR juga menginformasikan pengepungan Lysychansk segera dimulai.

LPR menguasai sekitar setengah wilayah Luhansk sebelum operasi militer khusus Rusia pada 24 Februari. Namun 4 bulan sejak operasi militer, pasukan Rusia dan LPR mengalami banyak kemajuan hingga menguasai hampir seluruh wilayah, kecuali Lysychansk.

Dengan menaklukkan Luhansk tinggal satu provinsi lagi yang belum dikuasai Rusia yakni Donetsk. Luhansk dan Donetsk, disebut juga dengan Donbass, merupakan dua wilayah di timur Ukraina yang memisahkan diri sejak 2014.

Beberapa hari sebelum mengumumkan operasi militer khusus di Ukraina, Presiden Vladimir Putin mengakui berdirinya Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan LPR.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

5 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

10 hari lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

12 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal