Spekulasi mengenai isu kesehatan presiden tertua yang pernah memimpin Filipina itu beredar sejak Rabu lalu. Dia tak hadir di sidang kabinet serta acara publik lainnya.
Biasanya Duterte selalu muncul ke publik, mulai dari mengunjungi pusat perbelanjaan hingga menghadiri pemakaman polisi. Dia juga sering memberikan pidato di berbagai acara.
Namun pemerintah membantah Duterte sakit. Juru bicara Duterte, Harry Roque, mengatakan Duterte sedang mengambil libur.
"Saya jamin, tidak ada informasi bahwa dia ke rumah sakit," kata Roque.
Namun pernyataan Roque terbantahkan oleh pidato bosnya sendiri Kamis malam.
"Seharusnya ada rapat kabinet, itu kemarin, tapi seseorang menyarankan, dokter hanya ingin mengambil beberapa sampel (medis)," tutur Duterte.
Sebelumnya Duterte mengakui kerap mengalami sakit kepala serta buerger, penyakit yang memengaruhi pembuluh darah dan arteri tubuh. Biasanya disebabkan kebiasaan merokok.
Dia juga pernah mengungkap, pada 2016 mengonsumsi fentanil, obat penghilang rasa sakit yang kuat karena mengalami cedera tulang belakang akibat kecelakaan sepeda motor.