Presiden Erdogan: AS Menusuk dari Belakang

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mengkritik pedas Amerika Serikat (AS) terkait penerapan tarif aluminium dan baja terbaru hingga berdampak pada anjloknya mata uang lira.

Sebagai sesama anggota NATO, Erdogan menyebut AS telah menusuk Turki dari belakang. Presiden Donald Trump menggandakan tarif baru ini sebagai respons atas penahanan pendeta Andrew Brunson oleh Turki.

"Di satu sisi Anda bertindak sebagai mitra strategis, tapi di sisi lain Anda menembakkan peluru ke kaki mitra strategis ini," kata Erdogan, di Ankara, Senin (13/8/2018).

"Kita sama-sama di NATO lalu Anda meusuk mitra strategis dari belakang. Bisakah hal itu diterima?" ujarnya, menambahkan.

Hubungan Turki dan AS berada di titik terendah bukan hanya disebabkan oleh isu penahanan pendeta atas tuduhan persekongkolan dengan pemberontak Kurdi, tapi juga perang Suriah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
5 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
9 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Internasional
13 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Internasional
15 jam lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal