Presiden Erdogan Larang Penjualan Miras Selama Lockdown Pandemi 

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)

ISTANBUL, iNews.id - Presiden Recep Tayyip Erdogan memberlakukan lockdown total mulai Kamis (29/4/2021) untuk mencegah penyebaran Covid-19

Erdogan mengumumkan lockdown pada Senin lalu sekaligus mengumumkan penutupan sekolah serta sebagian besar tempat usaha. 

Pada Selasa, partai penguasa, AK, mengumumkan penjualan minuman beralkohol juga dilarang oleh pemerintah selama lockdown yang berlangsung paling tidak sampai 17 Mei.

Keputusan pemerintah Turki untuk melarang penjualan minuman keras (miras) dikecam kelompok sekuler dengan alasan keputusan tersebut bergaya kehidupan religius.

Namun pemerintah menjelaskan larangan itu dimaksudkan agar orang-orang tak bepergian ke suparmarket, tempat usaha yang diperbolehkan tetap buka guna memberi kesempatan warga membeli kebutuhan pokok.

Supermarket diperbolehkan buka sementara toko lebih kecil harus tutup. Kondisi ini memicu kekhawatiran supermarket akan memonopoli penjualan miras.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu menepis anggapan larangan membeli miras bertujuan untuk membatasi hak warga.

Namun penjelasan itu tidak cukup meyakinkan kelompok sekuler, beberapa juga berdalih larangan itu tidak ada hubungannya dengan pandemi Covid-19.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Siswa SMP di Turki Tembaki Teman Sekolah Tewaskan 9 Orang, Motif Masih Misterius

Internasional
11 hari lalu

Siswa SMP Tembaki Teman Tewaskan 9 Orang, Turki Perketat Penjagaan Seluruh Sekolah

Internasional
11 hari lalu

Brutal! Siswa SMP Bawa 5 Senpi Tembaki Teman-Teman Sekolah, 9 Orang Tewas

Internasional
21 hari lalu

Erdogan: Israel Tak Ingin Damai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal