Presiden Filipina Duterte kepada China: Kami Tak Ingin Perang, tapi

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Presiden FilipinaRodrigo Duterte menegaskan tidak akan menarik kapal Angkatan Laut dan Penjaga Pantai yang berpatroli di perairan sengketa Laut China Selatan. Menurut dia kedaulatan atas perairan dengan China tidak bisa dinegosiasikan.

Ketegangan kedua negara meningkat lantaran China menolak menarik kapal-kapal penangkap ikan yang diduga berisi milisi dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina.

Dalam pidato pada Rabu (28/4/2021) malam, Duterte menegaskan meskipun negaranya berutang budi kepada China dalam banyak hal, termasuk mendapatkan vaksin Covid-19 gratis, wilayah kedaulatannya tidak bisa ditawar.

"Saya akan beri tahu China, kami tidak ingin ada masalah, kami tidak ingin perang. Tapi jika Anda menyuruh kami pergi, tidak akan," kata Duterte.

"Ada hal-hal yang sebenarnya tidak bisa dikompromikan, seperti mundur. Ini sulit. Saya berharap mereka paham, tapi saya punya kepentingan untuk melindungi negara," tuturnya, melanjutkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

1 hari lalu

Berburu Hewan yang Dilindungi di Papua, Pasutri asal China Diusir dari Indonesia

2 hari lalu

Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

2 hari lalu

Menhan China Dong Jun Kunjungi Menhan Sjafrie, Disambut Upacara Kenegaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal