Presiden Haiti Tewas Dibunuh, AS Kirim FBI dan DHS 

Umaya Khusniah
Persenjataan, ponsel, paspor, dan barang-barang lain yang disita dari para tersangka pembunuhan Presiden Jovenel Moise. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengirim pejabat senior Biro Penyelidikan Federal (FBI) dan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) ke Haiti. Pengiriman ini untuk membantu mengungkap kasus pembunuhan Presiden Haiti, Jovenel Moise. 

"Amerika Serikat terlibat erat dengan Haiti dan mitra internasional mendukung rakyat Haiti setelah pembunuhan presiden," kata sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki seperti dilansir dari Reuters.

Pejabat senior dari FBI dan DHS akan dikirim ke Port-au-Prince untuk menilai situasi dan mencari cara terbaik untuk membantu pemerintah Haiti. 

"Memperkuat kapasitas penegakan hukum Haiti merupakan prioritas utama AS bahkan sebelum pembunuhan itu," kata Psaki.

Saat ini, polisi dan badan intelijen di AS dan Kolombia sedang menyelidiki pembunuhan Presiden Moise pada Rabu (7/7/2021) lalu. Hal ini setelah adanya penangkapan warga negara AS dan kolombia oleh otoritas Haiti.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Menipu Rp11,6 Triliun, Anak Wali Kota di Filipina Diburu FBI

7 hari lalu

Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Ternyata Idap HIV, Sempat Donor Darah

11 hari lalu

Kelakuan Saepul usai Mutilasi Pria di Depok, Jual Motor dan HP Korban di Facebook

12 hari lalu

Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Dilaporkan ke Bareskrim, Dugaan Pembunuhan

13 hari lalu

Motif Saepul Mutilasi Pria di Depok Terbongkar, Ingin Kuasai Harta Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal