Presiden Iran Tawarkan AS Berdamai Lagi: Kembalilah ke MoU!

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian mendesak AS kembali ke Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad (Foto: AP)

BISHKEK, iNews.id - Presiden IranMasoud Pezeshkian mendesak Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke kesepakatan yang terutang dalam Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad. MoU yang diteken pada 17 Juni itu berisi kesepakatan gencatan senjata selama setidaknya 60 hari serta mengatur arus lalu lintas di Selat Hormuz.

“Saya menyampaikan secara eksplisit, jika Amerika Serikat kembali pada komitmennya berdasarkan nota kesepahaman, Republik Islam Iran segera mengambil tindakan serupa,” kata Pezeshkian, dalam pernyataan di situs web resmi kepresidenan Iran, Selasa (1/9/2026).

Pezeshkian sedang berada di Kirgistan untuk menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) bersama para pemimpin di antaranya Rusia, China, Turki, dan India.

Pezeshkian dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT SCO.

MoU Islamabad bertujuan untuk mengakhiri perang AS dan Iran sejak akhir Februari 2026. Serangan gabungan AS-Israel saat itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Iran Siap Bantu Hentikan Konflik Houthi Vs Arab Saudi

12 jam lalu

Trump Pertimbangkan Serang Fasilitas Nuklir Iran, Gunakan "Ibu dari Segala Bom"?

13 jam lalu

Trump Tegaskan Tak Perlu Senjata Nuklir Hantam Iran

23 jam lalu

Baru 5 Hari Menjabat, Jubir Baru Trump Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal