Presiden Jerman Sebut Rusia, China dan AS Membuat Dunia Jadi Tak Aman

Anton Suhartono
Frank Walter Steinmeier (Foto: AFP)

MUNICH, iNews.id - Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier membuat kuping Amerika Serikat, China, dan Rusia merah saat menyampaikan pidato di Konferensi Keamanan Muncih, Jumat (14/2/2020).

Dia menyebut ketiga negara itu telah membuat masyarakat internasional merasa tidak aman karena mereka saling berlomba untuk menjadi kekuatan besar. Kecenderungan ini dinilai Steinmeier bisa memunculkan persaingan baru dalam senjata nuklir.

"Rusia, sekali lagi telah membuat kekuatan militer dan pergeseran perbatasan yang diwarnai kekerasan di Eropa sebagai sarana politik," kata Steinmeier, dalam pidato pembukaan, dikutip dari Reuters, Sabtu (15/2/2020).

Sementara itu, lanjut dia, China tebang pilih dalam mengadopsi hukum internasional yakni yang tidak bertentangan dengan kepentingannya mereka.

"Dan sekutu terdekat kita, Amerika Serikat, di bawah pemerintahan sekarang, menolak gagasan komunitas internasional," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

1 hari lalu

Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak

1 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

1 hari lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal