Presiden Jokowi Kecewa dengan Myanmar: Kita Tak Lihat Komitmen Junta Militer!

Anton Suhartono
Presiden Jokowi mengungkapkan kekecewaan atas perkembangan di Myanmar (Foto: BPMI Setpres)

PHNOM PENH, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kekecewaan terkait perkembangan di Myanmar. Pasalnya tidak ada kemajuan signifikan dari penerapan 5 poin konsesus (5PC) oleh pemerintahan junta militer

5PC merupakan hasil kesepakatan dalam pertemuan para pemimpin ASEAN dengan pemimpin junta Myanmar yang berlangsung di Jakarta pada tahun lalu.

“Indonesia sangat kecewa dengan situasi Myanmar yang semakin buruk, tidak adanya progres yang signifikan dari implementasi 5PC sekaligus kita tidak melihat adanya komitmen dari junta militer untuk mengiplementasikannya,” kata Presiden Jokowi di sela KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, Jumat (11/11/2022), sebagaiaman keterangan yang dikutip dari Setkab.

Lebih lanjut Presiden menegaskan situasi di Myanmar tidak boleh menganggu perjalanan dan kerja sama ASEAN.

“Indonesia mempertegas posisinya untuk tidak memperbolehkan non-political representation dalam KTT ASEAN dan pertemuan tingkat menteri luar negeri. Indonesia juga mengusulkan hal serupa diberlakukan di luar pertemuan tingkat menteri luar negeri,” kata Presiden.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menegaskan Indonesia tetap berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Myanmar. Selain itu Indonesia juga mendorong ASEAN untuk terhubung dengan seluruh pemaku kepentingan di Myanmar dan melakukan dialog.

“Indonesia juga menyerukan untuk segera menghentikan segala tindak kekerasan di Myanmar,” tegas Presiden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

24 jam lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

1 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

9 hari lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal