Politik Prancis Terancam Lumpuh! Presiden Macron Kehilangan Kursi Mayoritas Mutlak di Parlemen

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)

Jika proyeksi hasil penghitungan itu telah disahkan, parlemen Prancis bakal mengalami ketidakpastian politik yang membutuhkan pembagian kekuasaan dengan kalangan di luar koalisi pemerintah saat ini. Fenomena semacam ini terakhir kali dialami Prancis beberapa dekade silam.

Skenario terburuknya, jika tidak ada satu pun pihak yang mampu membangun mayoritas mutlak di parlemen, kelumpuhan politik bakal terjadi, sehingga harus dilakukan pemilu ulang.

Politikus Partai Les Republicains yang konservatif, Rachida Dati, menyebut hasil pemilu kali ini sebagai kegagalan pahit bagi Macron. Dia mengatakan, sang presiden harus menunjuk perdana menteri baru.

Macron dan Ensemble! harus berusaha keras menemukan jalan ke depan untuk menghindari kelumpuhan tersebut. Namun, pihaknya masih mencoba untuk meyakinkan diri bahwa hasil lobi politik nanti bisa mengubah situasi.

“Masih ada (beberapa parpol) moderat di ‘bangku’ kanan dan kiri. Ada sosialis moderat dan ada juga orang-orang di kanan yang, mungkin, dalam (proses) legislasi, akan berada di pihak kami,” ujar Juru Bicara Pemerintah Prancis, Olivia Gregoire.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Nasional
8 hari lalu

Perludem Kritik Ambang Batas Parlemen, Singgung Banyak Suara Terbuang 

Nasional
9 hari lalu

Akademisi Usul Pemilu Tak Pakai e-Voting, Rawan Di-hack

Nasional
10 hari lalu

Prabowo: Kalau Tidak Suka sama Saya, Silakan 2029 Bertarung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal