Presiden Maduro: Serangan AS ke Venezuela Berarti Kiamat Politik bagi Trump

Anton Suhartono
Nicolas Maduro memperingatkan setiap agresi militer Amerika Serikat ke Venezuela akan menjadi kiamat politik bagi Donald Trump (Foto: AP)

Namun Maduro mengaku tidak tahu atau tak akan pernah menyebutkan siapa musuh-musuh tersebut.

Di sisi lain, Maduro menegaskan bahwa Venezuela siap berdialog dengan AS. Dia menegaskan kembali bahwa diplomasi dan pencarian titik temu menjadi sikap tetap pemerintahannya.

Lebih lanjut Maduro menegaskan negaranya juga siap berperang melawan AS jika kondisinya mengharuskan itu terjadi. AS, lanjut dia, telah membayangi wilayah Venezuela selama 16 pekan terakhir serta menyerang 20 kapal yang dituduh membawa narkoba.

"16 pekan ancaman, agresi psikologis, dan penguntitan, membangkitkan Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian yang telah direvitalisasi. Milisi Bolivarian yang diperluas dan dilatih dengan lebih baik, dan komunitas yang, dengan tenang, menjalankan rencana untuk membantu militer," ujarnya.

Trump pada Minggu (16/11/2025) mengatakan kemungkinan diskusi dengan Maduro. 

Trump menyebut Venezuela ingin berdialog, meski kemudian dia mengindikasikan ada keputusan yang telah dibuat AS.

Gugus tugas kapal induk USS Geral R Ford lengkap dengan kapal perang lain disiagakan di Karibia terkait meningkatnya ketegangan dengan Venezuela.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Teman Jadi Musuh, Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

18 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

19 jam lalu

Iran Siap Buka Blokade Selat Hormuz dalam 7 Hari, Beri Syarat Ini ke AS

20 jam lalu

Diam-Diam, Kanada Bersiap Hadapi Kemungkinan Serangan Militer AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal