Prioritasnya adalah memastikan para nasabah mendapatkan kembali uang mereka. Setiap uang yang disimpan, kata dia, terdapat kerja keras bertahun-tahun, pengorbanan, dan impian keluarga.
Beberapa jam setelah bank sentral Paraguay menyita Bank Ueno, Pena menghadapi pemakzulan. Sementara itu di jalanan, para demonstran bentrok dengan polisi.
Polisi juga telah menahan para pimpinan Bank Ueno.
Penyitaan Bank Ueno, yang mengklaim lebih dari 60 persen penduduk dewasa Paraguay sebagai nasabahnya, telah mengguncang sistem keuangan negara tersebut.
Krisis Ueno Bank merupakan skandal perbankan yang berkembang menjadi krisis politik nasional. Masalahnya bukan sekadar bank digital bangkrut, melainkan menyangkut dugaan kredit bermasalah kepada perusahaan yang terafiliasi dengan pemilik bank, penempatan uang negara dalam jumlah besar, serta hubungan bisnis bank tersebut dengan Presiden Pena.
Bank sentral akhirnya mengambil alih Bank Ueno, Selasa (3/11/2026) setelah menemukan masalah serius dalam permodalannya. Dampaknya, sekitar 3 juta nasabah terdampak dan tidak bisa mengakses layanan perbankan mereka.