Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Pernah Tunduk kepada AS

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tak akan tunduk terhadap tekanan Amerika Serikat (Foto: AP)

"Ketidakpercayaan historis yang mendalam di Iran terhadap perilaku pemerintah AS tetap ada, sementara sinyal yang tidak konstruktif dan kontradiktif dari para pejabat AS membawa pesan pahit; mereka menginginkan Iran menyerah. Rakyat Iran tidak akan tunduk terhadap kekerasan," kata Pezeshkian.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengumumkan, delegasi yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance telah bertolak ke Islamabad, Pakistan, Senin (20/4/2026), untuk melakukan perundingan damai putaran kedua dengan Iran. Vance beserta rombongan, yakni utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan penasihat, Jared Kushner, diperkirakan tiba pada Senin malam waktu setempat.

"Mereka akan berada di sana malam ini, (waktu Islamabad)," kata Trump kepada surat kabar The New York Post, dikutip Selasa (21/4/2026).

Trump melanjutkan, AS dan Iran sudah seharusnya melanjutkan perundingan untuk mengakhiri konflik.

"Jadi saya berasumsi pada titik ini tidak ada yang main-main," ujarnya.

Namun hal yang mengejutkan, beberapa laporan media menyebutkan Vance sebenarnya belum berangkat ke Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Trump Kirim Wapres AS JD Vance ke Pakistan untuk Berunding, Iran Ngotot Tak Akan Datang

Internasional
15 jam lalu

Iran Murka Kapalnya Ditembak AS di Selat Hormuz: Ini Pembajakan dan Langgar Gencatan Senjata!

Buletin
24 jam lalu

Selat Hormuz Memanas! Garda Revolusi Iran Tembaki Kapal Dagang di Jalur Vital

Internasional
1 hari lalu

Panas! AS Sita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman, Hancurkan Ruang Mesin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal