Presiden Pezeshkian: Menghentikan Program Nuklir Iran Cuma Ilusi

Anton Suhartono
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan menghentikan program nuklir Iran hanyalah ilusi (Foto: AP)

Iran Siap Perang Lagi, tapi Berusaha Menghindari

Dalam pernyataannya, Pezeshkian menegaskan kesiapan militer Iran untuk kembali menghadapi Israel jika serangan kembali terjadi.

“Kami siap menghadapi setiap aksi militer Israel, dan pasukan kami dalam siaga tempur penuh untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Israel,” ujarnya.

Iran dan Israel sebelumnya terlibat dalam perang singkat selama 12 hari pada Juni 2025, dipicu tuduhan Israel bahwa Iran sedang membangun program senjata nuklir rahasia.

Serangan udara dilancarkan terhadap beberapa situs nuklir utama Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Isfahan, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan rudal jarak jauh. Namun Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak menginginkan konflik, meskipun tidak sepenuhnya mempercayai mekanisme gencatan senjata yang disepakati melalui mediasi AS dan Qatar.

Lebih lanjut, Pezeshkian menyampaikan sekalipun dirinya sepakat dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, dia tetap akan mempertahankan program nuklir damai negaranya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Breaking News: Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal