Presiden Putin Tuduh Barat Ingin Jerumuskan Rusia ke dalam Perang

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasan Ukraina. Negara-negara Barat pun mengungkapkan kekhawatiran mereka bahwa Putin mungkin berencana untuk menyerang Ukraina.

Rusia menyangkal kecurigaan Barat itu. Akan tetapi, Moskow juga menyatakan pihaknya dapat saja mengambil tindakan militer yang tidak ditentukan sewaktu-waktu, kecuali tuntutan keamanan Rusia dipenuhi oleh Barat. Salah satu tuntutan Rusia itu adalah, NATO jangan lagi memperluas pengaruh militernya ke negara-negara bekas Uni Soviet.

Kremlin ingin Barat menghormati perjanjian yang diteken pada 1999, bahwa tidak ada negara yang dapat memperkuat keamanannya sendiri dengan mengorbankan orang lain. Menurut Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, persoalan inilah yang menjadi inti krisis sebenarnya dalam hubungan negaranya dengan Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Iran Ancam Serang Kabel Internet di Selat Hormuz jika Diserang AS Lagi

11 jam lalu

Gawat! Iran Incar Pangkalan Militer AS di Eropa

19 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

21 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal