Presiden Rouhani Sebut Uni Emirat Arab Pengkhianat, Diplomat Iran Dipanggil

Anton Suhartono
Hassan Rouhani (Foto: AFP)

DUBAI, iNews.id - Uni Emirat Arab (UEA) memanggil diplomat Iran di Abu Dhabi, Minggu (16/8/2020), terkait pidato keras Presiden Hassan Rouhani yang mengkritik langkah negara Teluk itu menormalisasi hubungan dengan Israel.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) UEA menyebut pernyataan Rouhani tersebut tidak bisa diterima.

Dalam pidatonya pada Sabtu (15/8/2020), Rouhani mengatakan, UEA telah membuat kesalahan besar dengan memutuskan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Dia juga menyebut langkah itu sebagai pengkhianatan oleh negara Teluk.

"Mereka (UEA) sebaiknya berhati-hati. Mereka telah melakukan kesalahan besar, tindakan pengkhianatan," kata Rouhani, merujuk pada kesepakatan normalisasi hubungan UEA-Israel yang diteken pada Kamis lalu, seperti dikutip dari Reuters, Senin (17/8/2020).

Kantor berita UEA, WMA, mengutip pernyataan kemlu, menyebutkan pidato tersebut tidak bisa diterima, menghasut, dan membawa dampak serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan Teluk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
6 jam lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
6 jam lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Internasional
10 jam lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Bergerak Lagi, Libatkan Ribuan Tenaga Medis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal