Presiden Rusia dan Belarusia Bertemu, Ini yang Dibahas

Umaya Khusniah
Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. (Foto: Reuters)

Namun, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan lainnya telah memasukkan Belarusia dalam sanksi besar-besaran yang dijatuhkan pada Rusia.

Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari dari wilayah Rusia dan Belarusia dalam apa yang disebutnya "operasi militer khusus". Operasi itu dirancang untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" Ukraina.

Ukraina dan pemerintah Barat menolak itu dan menyebutnya sebagai dalih palsu untuk invasi. Konflik kedua negara telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan orang mengungsi. 

Saat ini, konflik telah bergeser dari Kiev ke timur Ukraina di mana serangan besar diperkirakan akan terjadi. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Bersejarah, Presiden Belarusia Jadi Kepala Negara Pertama Menginap di Istana Negara

57 tahun lalu

Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Indonesia, Bertemu Prabowo Besok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal