Presiden Rusia dan Belarusia Bertemu, Ini yang Dibahas

Umaya Khusniah
Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. (Foto: Reuters)

Namun, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan lainnya telah memasukkan Belarusia dalam sanksi besar-besaran yang dijatuhkan pada Rusia.

Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari dari wilayah Rusia dan Belarusia dalam apa yang disebutnya "operasi militer khusus". Operasi itu dirancang untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" Ukraina.

Ukraina dan pemerintah Barat menolak itu dan menyebutnya sebagai dalih palsu untuk invasi. Konflik kedua negara telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan orang mengungsi. 

Saat ini, konflik telah bergeser dari Kiev ke timur Ukraina di mana serangan besar diperkirakan akan terjadi. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Internasional
11 hari lalu

Zelensky: Putin Telah Memulai Perang Dunia III

Internasional
19 hari lalu

Kim Jong Un Hadiahkan Rumah buat Keluarga Prajurit yang Tewas di Perang Ukraina

Internasional
22 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal