Presiden Serbia Mundur dari Ketua Partai Penguasa, Digantikan oleh Menhan

umaya
Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Progresif Serbia (SNS) yang berkuasa. (Foto: Reuters)

"Serbia yang sukses yang akan fokus pada warganya, untuk negara yang tidak akan terlihat untuk alasan perpecahan, tetapi untuk persatuan dan kebersamaan," katanya. 

Langkah Vucic dilakukan sehari setelah puluhan ribu orang dari seluruh Serbia dan dari negara tetangga Kosovo, Montenegro, dan Bosnia berunjuk rasa di pusat Beograd untuk menunjukkan dukungan bagi Vucic.

Sebelumnya, protes besar anti-pemerintah pecah akibat dua penembakan massal yang menewaskan 18 orang pada awal bulan ini. Protes anti-pemerintah lainnya juga dijadwalkan dalam beberapa hari mendatang. 

Partai oposisi dan pengawas hak telah lama menuduh Vucic dan SNS autokrasi atau diktator, mencekik kebebasan media, keras terhadap lawan politik, korupsi dan hubungan dengan kejahatan terorganisir. Sebaliknya, Vucic dan sekutunya menyangkal tuduhan tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Prabowo Undang Jokowi hingga SBY ke Istana, Dasco: Ingin Dengar Masukan terkait Kondisi Geopolitik

Nasional
31 hari lalu

Temui Komisi III DPR, KSPSI-KSBSI-KSPI Kompak Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Demokrasi: Kalau Tidak Gue Gak Jadi Presiden

Nasional
2 bulan lalu

Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden, Pengamat: Jalan Pengabdian kepada Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal