Presiden Turki Tuding Israel Lakukan Genosida Terkait Bentrokan Gaza

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel sebagai negara penebar  teror dan melakukan genosida setelah pasukannya menembak mati sedikitnya 55 warga Palestina di perbatasan Gaza, Senin (14/5).

Erdogan mengutuk tindakan tersebut. Tak hanya itu, Erdogan turut menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai dalang genosida.

"Israel adalah negara yang mendatangkan teror. Israel adalah sebuah negara teror," kata Erdogan, kepada mahasiswa Turki di London, dalam pidato yang disiarkan oleh televisi pemerintah, seperti dilansir AFP, Selasa (15/5/2018).

"Apa yang dilakukan Israel adalah genosida. Saya mengutuk drama kemanusiaan ini, genosida, dari sisi mana pun itu datang, Israel atau Amerika," ujarnya.

Bentrokan terjadi di sepanjang perbatasan Gaza menentang pembukaan kantor Kedubes AS di Yerusalem. Pembukaan itu dihadiri oleh delegasi Gedung Putih dan para pejabat Israel.

Erdogan dan pejabat Turki lain berulang kali mengutuk keputusan AS memindahkan kedutaan. Erdogan juga menyebut dirinya sebagai pejuang Palestina. Pada tahun lalu dia dan negara-negara Islam mengecam keputusan Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Turki juga menuduh AS dan Israel tanggung jawab atas kematian warga di Gaza.

"Amerika Serikat, sayangnya, mengambil peran bersama Pemerintah Israel dalam membantai penduduk sipil dan berperan atas kejahatan terhadap kemanusiaan ini," kata Perdana Menteri Binali Yildirim.

Pasukan Israel menembak mati 55 warga Palestina yang tengah berunjuk rasa menentang pembukaan kedubes AS di Yerusalem. Bentrokan ini juga menyebabkan lebih dari 2.400 demonstran terluka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Istanbul Jadi Inspirasi Baru Modest Fashion, dari Ornamen Ottoman hingga Arsitektur Kota

7 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

8 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

13 hari lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal