Presiden Ukraina Zelensky Serukan Pengadilan Internasional Selidiki Kejahatan Perang Rusia

Berlianto
Sindonews
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (foto: Reuters)

"Pembantaian di kota kami Bucha hanya satu, sayangnya, hanya satu dari banyak contoh dari apa yang telah dilakukan penjajah di tanah kami selama 41 hari terakhir," kata Zelensky. Dia menambahkan bahwa dunia belum melihat apa yang telah dilakukan Rusia di tempat lain di Ukraina.

Selama akhir pekan lalu, Rusia menghadapi kemarahan dunia internasional ketika gambar-gambar mengerikan muncul. Gambar tersebut memperlihatkan mayat-mayat yang berserakan di jalan, beberapa dengan tangan terikat dan luka tembak di bagian belakang kepala.

"Siapa pun yang telah memberikan perintah kriminal dan melakukannya dengan membunuh orang-orang kami akan dibawa ke pengadilan yang seharusnya serupa dengan pengadilan Nuremberg," seru Zelensky.

Pernyataan Zelensky muncul jelang proposal yang dipimpin Amerika Serikat untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
10 jam lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

11 jam lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

2 hari lalu

Pertama Kali, Indonesia Bersama Belanda Jadi Tuan Rumah Forum Menteri Tingkat Internasional PBB di 2027

4 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal