Presiden Ukraina Zelensky Serukan Pengadilan Internasional Selidiki Kejahatan Perang Rusia

Berlianto
Sindonews
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (foto: Reuters)

"Pembantaian di kota kami Bucha hanya satu, sayangnya, hanya satu dari banyak contoh dari apa yang telah dilakukan penjajah di tanah kami selama 41 hari terakhir," kata Zelensky. Dia menambahkan bahwa dunia belum melihat apa yang telah dilakukan Rusia di tempat lain di Ukraina.

Selama akhir pekan lalu, Rusia menghadapi kemarahan dunia internasional ketika gambar-gambar mengerikan muncul. Gambar tersebut memperlihatkan mayat-mayat yang berserakan di jalan, beberapa dengan tangan terikat dan luka tembak di bagian belakang kepala.

"Siapa pun yang telah memberikan perintah kriminal dan melakukannya dengan membunuh orang-orang kami akan dibawa ke pengadilan yang seharusnya serupa dengan pengadilan Nuremberg," seru Zelensky.

Pernyataan Zelensky muncul jelang proposal yang dipimpin Amerika Serikat untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
18 jam lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal