Presiden Zelensky: Pasukan Militer Rusia Mundur tapi Tinggalkan Ranjau Darat

Umaya Khusniah
Video sejumlah tentara Ukraina membersihkan jalanan dari ranjau darat Rusia pakai kaki. (Foto: Daily Star)

Pada hari Sabtu, layanan darurat mengatakan kepada orang-orang di zona yang baru dibebaskan di wilayah Kiev untuk waspada. Layanan darurat mengatakan, lebih dari 1.500 bahan peledak telah ditemukan dalam satu hari selama pencarian di Desa Dmytrivka, sebelah barat ibukota.

Zelensky mengatakan, upaya sedang berlangsung untuk membersihkan ranjau dan mengamankan daerah tersebut. Dia juga menyarankan penduduk yang telah melarikan diri untuk menjauh saat ini.

"Masih tidak mungkin untuk kembali ke kehidupan normal seperti sedia kala," katanya.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tindakan yang dia luncurkan pada 24 Februari sebagai "operasi militer khusus yang ditujukan untuk demiliterisasi dan denazifikasi" Ukraina.

Sebaliknya, Ukraina dan sekutunya menyebut ini sebagai dalih tak berdasar untuk perang agresi. Sejak invasi, lebih dari 10 juta orang telah mengungsi dari rumah mereka.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
2 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
4 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
6 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal