Pria AS Tewas Setelah Minum Klorokuin Fosfat untuk Hindari Virus Corona

Anton Suhartono
Dokter di AS menunjukkan obat malaria mengandung klorokuin (Foto: AFP)

Sementara itu RS Kesehatan Banner menyatakan, klorokuin merupakan obat keras yang tak boleh dikonsumsi secara sembarang. Penderita Covid-19 pun mengonsumsinya harus berdasarkan saran dokter.

Kepanikan melanda AS setelah kasus virus corona melonjak di negara itu, bahkan posisinya berada di urutan ketiga, di bawah China dan Italia.

Saat ini belum ada vaksin virus corona. Para pasien hanya diberi obat yang berdasarkan pengalaman perawatan di China dan negara lain ampuh bagi penderita.

"Mengingat ketidakpastian mengenai Covid-19, kami paham bahwa orang-orang berusaha mencari cara untuk mencegah atau mengobati virus, tapi mengobati sendiri bukan hal yang tepat," kata Daniel Brooks, dari Pusat Informasi Obat-obatan dan Racun Banner, dikutip dari Reuters, Selasa (24/3/2020).

Dia juga mendesak pada dokter untuk tidak memberikan resep klorokuin kepada pasien yang tidak dirawat di rumah sakit.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
10 jam lalu

Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Tunduk kepada AS

Internasional
10 jam lalu

Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS

Internasional
1 hari lalu

Lagi, Pesawat Mata-Mata AS P-8A Poseidon Gentayangan Dekat Perbatasan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal