Pria China Ditangkap karena Berniat Membakar Kuil Perang Jepang

Nathania Riris Michico
kuil Yasukuni di Jepang. (Foto: AFP)

Pelaku disebut memegang spanduk dengan pesan memprotes pembantaian Nanjing 1937.

China menyatakan, 300.000 orang tewas dalam pembunuhan, pemerkosaan, dan kehancuran yang terjadi selama enam pekan oleh militer Jepang, yang dimulai pada Desember 1937, setelah pasukan penyerang merebut Kota Nanjing.

Peristiwa itu menjadi salah satu pertumpahan darah terburuk antara negara-negara Asia.

Terlepas dari deretan sejarah dan perselisihan teritorial, hubungan antara Jepang dan China membaik dalam beberapa tahun terakhir.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pergi ke China pada Oktober untuk kunjungan resmi pertama oleh perdana menteri Jepang sejak 2011.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Xi Jinping dan Putin Bertemu Hari Ini, Bahas Apa?

Internasional
3 hari lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Internasional
5 hari lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
5 hari lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
5 hari lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal