Profesor Australia Disandera di Dataran Tinggi Papua Nugini

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi korban penyanderaan. (Foto: iNews.id/Dok. 2018)

SYDNEY, iNews.id – Seorang profesor Australia disandera di dataran tinggi Papua Nugini. Kabar itu diungkapkan oleh dua sumber yang mengetahui langsung situasi tersebut kepada kantor berita Reuters, Senin (20/2/2023).

Pria Australia itu berprofesi sebagai arkeolog yang bekerja untuk salah satu universitas di Australia. Dia didampingi oleh beberapa mahasiswa Papua Nugini dari universitas setempat. Mereka juga disandera.

Namun, identitas sang profesor tidak diumumkan ke publik mengingat situasi yang masih sensitif.

Salah seorang sumber di Papua Nugini mengatakan, keadaan kini begitu genting sehingga pihaknya tidak bisa berkomentar lebih jauh terkait penyanderaan itu. Namun, para penyandera diyakini telah meminta uang tebusan untuk pembebasan para korban.

Saat dihubungi wartawan, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia belum menanggapi permintaan komentar.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

17 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

30 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal