Dalam kampanyenya, dia berusaha mengangkat persoalan biaya hidup, layanan kesehatan, lapangan pekerjaan, dan kesejahteraan kelas pekerja.
Meski dikenal sebagai politisi sayap kiri Partai Demokrat, Sayed menolak label sosialis demokrat. Dia menyebut dirinya sebagai seorang kapitalis yang menentang praktik monopoli.
6. Kritik Keras terhadap Israel
Salah satu sikap politik Sayed yang paling banyak mendapat perhatian adalah kritiknya terhadap kebijakan Israel dan dukungan militer AS kepada negara tersebut.
Dia secara terbuka mendukung perjuangan Palestina dan mengkritik tindakan militer Israel di Gaza.
Menurut laporan Al Monitor, Sayed pernah menuduh Israel melakukan genosida dan apartheid terhadap warga Palestina. Dia juga mengkritik bantuan militer Washington kepada Israel dan menuntut perubahan kebijakan AS di Timur Tengah.