Profil Apti Alaudinov Komandan Pasukan Akhmat Chechnya, Lolos dari Maut meski Diracuni

Anton Suhartono
Apti Alaudinov (kanan), komandan pasukan khusus Chechnya Akhmat bersama Ramzan Kadyrov (Foto: Telegram)

Alaudonov menerima surat 'pesan untuk jenderal' mengandung bubuk beracun. Seorang asisten yang pertama menerima surat itu telanjur memegang sehingga terpapar bubuk berbahaya tersebut. Beruntung dia keburu menyadari ada yang tak beres dengan surat itu lalu mencuci tangan dan rongga hidungnya. Alaudinov dan beberapa orang yang terdampak bubuk beracun, teermasuk asisten, lalu dilarikan ke rumah sakit di Moskow untuk menjalani perawatan.

“Secara paralel, ada penyelidikan atas upaya pembunuhan ini dan untuk mengidentifikasi mereka yang terlibat,” kata Kadyrov, saat itu.

Akhmat diambil dari nama ayah pemimpin Chechnya Kadyrov. Bagi penduduk Chechnya, menjadi tentara sudah seperti keharusan. 

Jurnalis Novaya Gazeta, dari media oposisi Rusia, Elena Milashina, mengatakan sebagian besar penduduk Chechnya adalah angota resimen dan batalyon di bawah yurisdiksi Garda Nasional atau Kementerian Pertahanan.

Namun dia menyebut tak semua personel pasukan Akhmat adalah warga asli Chechnya, melainkan banyak yang penduduk wilayah Rusia lainnya. 

Mereka bergabung melalui Universitas Pasukan Khusus Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Internasional
2 hari lalu

Nah, AS Pastikan Uji Coba Senjata Nuklir Lagi

Sains
4 hari lalu

Kisah Sergei Krikalev, Kosmonaut Terakhir Uni Soviet 311 Hari Terombang-ambing di Luar Angkasa

Internasional
5 hari lalu

Terungkap! 50.000 Lebih Tentara Israel Miliki Kewarganegaraan Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal