Profil Apti Alaudinov Komandan Pasukan Akhmat Chechnya, Lolos dari Maut meski Diracuni

Anton Suhartono
Apti Alaudinov (kanan), komandan pasukan khusus Chechnya Akhmat bersama Ramzan Kadyrov (Foto: Telegram)

Namun pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov melaporkan pemindahan unit komando Akhmat ke Republik Rakyat Donetsk (DPR).

"Atas perintah panglima tertinggi angkatan bersenjata Rusia (Vladimir Putin), unit komando Akhmat telah dipindah ke daerah baru," katanya, dikutip dari TASS.

Sebagai komandan pasukan elite yang berperan di Ukraina, Alaudinov menjadi sasaran pembunuhan pada awal Februari lalu. Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov setelah itu membantah orang dekatnya itu tewas setelah diracuni.

Dalam pesan Telegram, Kadyrov menegaskan Alaudinov dalam kondisi baik, tidak ada alasan yang menyebutkan dia dalam kondisi yang mengancam nyawa. 

Alaudonov menerima surat 'pesan untuk jenderal' mengandung bubuk beracun. Seorang asisten yang pertama menerima surat itu telanjur memegang sehingga terpapar bubuk berbahaya tersebut. Beruntung dia keburu menyadari ada yang tak beres dengan surat itu lalu mencuci tangan dan rongga hidungnya. Alaudinov dan beberapa orang yang terdampak bubuk beracun, teermasuk asisten, lalu dilarikan ke rumah sakit di Moskow untuk menjalani perawatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Momen Prabowo, Modi, Putin dan Xi Jinping Berbincang Hangat di Sela KTT BRICS

5 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

5 hari lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

5 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal