Profil Laksamana Lisa Franchetti, Perempuan Pertama Ditunjuk Jadi Kepala Staf Angkatan Laut AS

Anton Suhartono
Laksamana Lisa Franchetti, ditunjuk Joe Biden sebagai Kepala Staf Angkatan Laut AS (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Joe Biden mencatat sejarah dengan menunjuk seorang perempuan untuk memimpin Angkatan Laut AS. Biden menominasikan Laksamana Lisa Franchetti sebagai Kepala Stat Gabungan AL ke Kongres pada Jumat lalu.

Biden membuat keputusan mengejutkan itu dan mengenyampingkan usulan Departemen Pertahanan (Pentagon) yang menyodorkan nama lain. Pentagon lebih condong kepada Laksamana Samuel Paparo, pemimpin Armada Pasifik AS, untuk menduduki kepala staf.

Namun penunjukan Franchetti harus melalui meja Senat terlebih dulu. Satu senator saja tak setuju bisa menghambat usulan presiden. Setiap anggota Senat akan menyampaikan pandangan mereka soal nominasi dari presiden.

Lantas siapakah Laksamana Lisa Franchetti?

Franchetti yang saat ini menjabat wakil kepala operasi AL bukan perempuan biasa di militer AS. Dia dihormati secara luas dan memiliki banyak pengalaman, termasuk sebagai komandan Pasukan Angkatan Laut AS di Korea.

"Sepanjang kariernya, Laksamana Franchetti telah menunjukkan keahlian yang luas, baik di arena operasional maupun kebijakan," kata Biden, mengisahkan pengalaman Franchetti selama 38 tahun di militer AS, seperti dilaporkan Reuters.

Franchetti merupakan perempuan kedua yang mendapat pangkat bintang empat atau laksamana di AL AS.

Dia akan menjadi perempuan pertama yang memimpin dinas militer di Pentagon dan bergabung dengan Kepala Staf Gabungan, kelompok yang terdiri atas delapan perwira teratas yang bertugas memberi nasihat kepada presiden tentang masalah militer.

Franchetti memiliki latar belakang sebagai perwira perang permukaan dengan pengalaman luas dalam peran operasional dan kebijakan. Sebelumnya, dia memegang posisi sebagai Direktur Strategi, Rencana, dan Kebijakan untuk Kepala Staf Gabungan dan komandan Armada Keenam AS. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
24 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
24 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Internasional
1 hari lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal