Profil PKK Kurdi: 40 Tahun Konflik dengan Turki hingga Membubarkan Diri

Zulhilmi Yahya
PKK (Partai Pekerja Kurdistan) menyatakan bubat setelah 40 tahun terlibat konflik dengan Turki (Foto: AP)

Meningkatnya kekuatan kelompok-kelompok ini di sepanjang perbatasan dan ketidakstabilan di seluruh Suriah utara membuat Turki khawatir. 

Upaya kudeta yang gagal terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Juli 2016 oleh kelompok sempalan militer Turki, memberi alasan pemerintah untuk menindak tegas para pengkritik pemerintah, termasuk PKK. Sebulan kemudian Turki melancarkan serangan ke Suriah barat laut, bertujuan untuk menjauhkan PKK dari perbatasan dan mencegah Kurdi Suriah yang berpihak pada PKK memperluas jangkauan ke arah barat.

Pada 2024, ketika negara-negara tetangga Turki semakin tidak stabil akibat konflik di Suriah, perang Israel melawan Hamas dan Lebanon, para pejabat berupaya untuk meningkatkan dukungan di dalam negeri. 

Bubarnya PKK dan Akhir Perjuangan Bersenjata

Pada akhir 2024, pemerintah Turki mulai menunjukkan sinyal terbuka untuk menyudahi konflik dengan PKK jika kelompok itu bersedia membubarkan diri. Diskusi intensif pun dilakukan antara pejabat Turki, Ocalan, dan perwakilan Kurdi.

Puncaknya terjadi pada Februari 2025, saat PKK mengumumkan kesediaan untuk menyepakati gencatan senjata permanen dan membubarkan diri. Pada awal Mei 2025, organisasi ini mengadakan pertemuan puncak yang secara resmi memutuskan pelucutan senjata dan pembubaran total PKK.

Profil PKK Kurdi adalah cerminan perjuangan panjang etnis Kurdi dalam meraih pengakuan dan hak mereka di kawasan. Meskipun kelompok ini telah bubar, dampak dari keberadaannya selama lebih dari 40 tahun akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah modern Timur Tengah dan hubungan antara Turki dan etnis Kurdi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Nasional
13 hari lalu

Silaturahmi Lebaran, Presiden Prabowo Telepon Erdogan hingga MBS

Internasional
13 hari lalu

Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran

Internasional
14 hari lalu

Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal